Perbedaan Biji dengan Benih

Apakah kalian pernah merasa bingung tentang  ” apa perbedaan biji dengan benih?” atau kalian tidak tahu sebetulnya “biji itu berbeda dengan benih?“. Pada pokok bahasan ini penulis akan mengupas perbedaan tentang biji dengan benih, sehingga pembaca tidak merasa bingung lagi tentang biji dengan benih atau pembaca mulai saat ini mampu membedakan antara biji dengan benih dengan benar.

Bingung?  Kaget? Tertarik?

Biji pasti pembaca telah banyak mendengar. Secara umum biji dihasilkan oleh tanaman yang berbunga. Selain itu biji umumnya berasal dari proses peleburan sel gamet jantan dengan sel gamet betina pada suatu tanaman.

Sedangkan benih sedikit berbeda dengan biji, jika biji tidak ada tindak lanjut kegiatannya. Benih memiliki kegiatan lanjutannya, yaitu dipergunakan untuk keperluan perkembangbiakan tanaman melalui proses perkecambahan, pembibitan dan paling akhir yaitu ditanam.

Penulis akan mengilustrasikan tentang Biji dengan Benih sehingga Pembaca akan lebih mudah memahami perbedaan biji dengan benih pada kehidupan sehari-hari.

Pernahkah kalian membeli kacang tanah atau kedelai?

Menurut kalian, kacang tanah yang anda beli tersebut biji atau benih? Kacang tanah yang anda beli tersebut jika akan dikonsumsi seperti akan dibuat kacang rebus, kacang telur dan sejenisnya maka kacang tersebut adalah biji. Namun jika kacang tanah yang anda beli tersebut anda niatkan akan ditanam kembali disawah, maka kacang tanah tersebut dinamakan benih.

Apakah ilustrasi tersebut bisa membantu membedakan antara biji dengan benih? Jika belum perhatikan ilustrasi berikut!

Apakah kalian memakan buah-buahan seperti rambutan, nangka, durian, lengkeng, mangga, matoa atau sejenisnya? Setelah makan buah-buahan tersebut anda sempat berniat untuk mengumpulkan biji dari buah-buahan itu untuk ditanam? Jika anda mengumpulkan biji setelah diamakan daging buahnya, maka anda telah merubah dari biji menjadi benih. Namun karena anda sudah berniat untuk menanamnya, tentunya anda akan membuat kegiatan-kegiatan lanjutan, seperti media untuk menumbuhkan benih tersebut, wadah, tempat tanam dan sejenisnya. Kalaupun anda lupa untuk tidak melakukan kegiatan lanjutan tersebut, sehingga biji yang anda kumpulkan tersebut rusak / mati, tetap biji tersebut dinamakan benih. Bagaimana semoga semakin faham, ya?

Menurut Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) Nomor P.1 Tahun 2016 yang diperbarui dengan P.72 Tahun 2009 tentang Perbenihan Tanaman Hutan, Benih didefinisikan sebagai Bahan tanaman yang berasal dari generatif maupun vegetatif yang dipergunakan untuk perkembangbiakan tanaman hutan.

Dari definisi tersebut, terdapat 2 kata kunci yang harus anda kuasai, agar anda memahami benih dengan benar yaitu: Bahan Tanaman dan Perkembangbiakan Tanaman Hutan.

  1. Bahan Tanaman

Benih merupakan bahan tanaman,  artinya benih adalah cikal bakal dari suatu tanaman. Gampangnya: ” tidak ada tanaman kalau tidak ada benih”. Bahan tanaman sendiri terdiri dari dua materi yaitu generatif (berasal dari persilangan materi genetik jantan dengan betina), dan vegetatif (berasal dari bagian tanaman seperti tunas, kulit, daun dan sejenisnya).

2. Perkembangbiakan Tanaman Hutan

Kata Perkembangbiakan Tanaman Hutan merupakan kata kunci yang sangat menentukan. Jika tidak ada tujuan untuk perkembangbiakan tanaman maka biji akan tetap menjadi biji dan tidak akan berubah menjadi benih.

Nah….sekarang sudah faham kan?

Coba kalau sudah faham selesaiakan evaluasi berikut ini!

  1. Faizal membeli buah mangga dipasar, untuk dibuah manisan. Setelah dambil daging buahnya dia meletakkan biji mangga dalam tempat sampah, apakah status dari biji mangga tersebut? (Biji / Benih)
  2. Fajar ingin membuat jus alpukat, dia beli ke pasar sebanyak 1 kg. Setelah sampai dirumah dia memisahkan kulit, daging buah dan biji alpukat. Daging buahny adijadikan jus, kulitnya dibuang ketempat sampah, sedangkan bijinya dia jual ke Pak Somat, seharga Rp. 1,000,- untuk dibudidayakan. Apakah status biji alpukat tersebut? (Biji / Benih)
  3. Pak Ari Hidayanto, memiliki perusahan pengalengan minuman segar dari aneka buah-buahan. Daging buah diolah sedangkan bijinya digunakan untuk bahan baku pengolahan makan ternak. Apakah status dari biji aneka buah-buahan tersebut? (Biji/ Buah).
  4. Pak Mahmud, adalah seorang peneliti tanaman hutan, memiliki kehalian khusus (spesifikasi) dibidang bibit tanaman hutan. Setiap hari kegiatan Pak Mahmud adalah menjadikan biji menjadi bibit, kemudian diamati kecepatan berkecambah, tinggi bibit, kesehatan bibit dan sejenisnya. Setelah data terkumpul bibit yang sudah dia teliti, tidak dipakai dan dibakar. Apakah status biji yang Pak Mahmud gunakan? (Biji / Benih)

Kunci Jawaban:

  1. Biji   2. Benih   3. Benih   4. Biji

 

Jika artikel yang saya buat sangat membantu anda membedakan benih dengan biji, harap berikan komentar. Terima Kasih (Ari Hidayanto, 2016)

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s